Lebaran 2026, Asyiknya Nonton Film Pelangi di Mars di Bioskop Indonesia -->

Lebaran 2026, Asyiknya Nonton Film Pelangi di Mars di Bioskop Indonesia

Fokus Kabar
Thursday, March 19, 2026 Last Updated 2026-03-18T21:11:38Z

Fokus Kabar (Tegal) -
DI tengah, momen Lebaran 2026, sebuah film fiksi saat ini tengah ditayangkan di bioskop di seluruh Nusantara. Film bertajuk "Pelangi di Mars" ini hadir bukan sekadar sebagai hiburan belaka. 

Tetapi memanggul misi besar untuk membangkitkan mimpi dan imajinasi, khususnya anak-anak Indonesia.

Berkonsep animasi yang menjangkau jauh ke depan (futuristik) dan sarat dengan nilai-nilai persahabatan dan kebaikan, film ini cocok ditonton bukan hanya kanak-kana, tapi juga menjadi tayangan segala usia. Pelangi di Mars ini mulai tayang di bioskop/cinema di seluruh Nusantara. Di Kota Tegal, Jawa Tengah, tayang perdana di Cinepolis Pacific, Kota Tegal, Rabu (18/3/2026).

Film yang disutradarai Upie Guava, ini merupakan hasil perjalanan panjang lebih dari lima tahun sejak pertama kali digagas pada 2020. Gawe ini lahir dari keresahan akan minimnya tokoh dan cerita fiksi ilmiah lokal yang mampu menginspirasi--terutama--kaum milenial.

"Film ini adalah bentuk usaha maksimal dari dedikasi para editor, animator, VFX artists, dan ratusan orang lain yang menyumbangkan bakatnya. Ini bukan sekadar proyek, namun sebuah gerakan. Kami persembahkan film ini untuk anak-anak Indonesia dan kalian semua yang percaya akan kekuatan dari sebuah mimpi," ujar Upie Guava, melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (18/3/2026).

Ia berterus terang jika film Pelangi di Mars ini, terinspirasi dari karya-karya sci-fi dunia yang selama ini mendominasi layar lebar. Tapi Upie ingin menghadirkan gaya Indonesia yang dekat dengan anak-anak Indonesia.

"Dari situlah kami bekerja dan berkarya dan menghasilkan film Pelangi di Mars. Memotivasi anak-anak Indonesia, untuk bisa berpikir kalau mereka boleh bermimpi setinggi langit, dan mereka mampu menggapainya," ucap Upie. 

Tokoh utama dalam film ini adalah Pelangi, seorang anak yang dikisahkan sebagai manusia pertama yang lahir di Planet Mars. Karakter ini menjadi simbol harapan, keberanian, dan kegigihan anak Indonesia dalam menghadapi tantangan besar, bahkan dalam upaya menyelamatkan dunia.

Di balik pesan kuat tersebut, film ini juga menjadi bukti kemajuan industri kreatif nasional. Produser Dendi Reynando menyebut bahwa proses produksi melibatkan ratusan talenta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan sutradara. Film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” kata Dendi.
Dengan memanfaatkan teknologi XR (Extended Reality), Pelangi di Mars menghadirkan visual spektakuler yang jarang ditemui dalam film anak Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa karya lokal mampu bersaing di level global.

Film produksi Mahakarya Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026, menjadikannya salah satu pilihan utama tontonan keluarga di momen Lebaran.

Seorang penonton yang ditemui di Cinepolis Pacific Kota Tegal, Harto, 47, mengaku jika ia dan sejumlah rekannya yang nonton bareng, terkesan dengan gambar-gambar yang futuristik. "Angan kita seakan melayang ke masa depan yang teramat jauh di sebuah planet lain," ucap Harto. 



Reporter.     : Als
Media.         : Fokus Kabar
Website.      : www fokuskabar.com

Komentar

Tampilkan

Terkini