OJK Cirebon Perkuat Literasi Keuangan Syariah Perempuan Melalui Program SICANTIKS Bersama Fatayat NU Kota Cirebon -->

OJK Cirebon Perkuat Literasi Keuangan Syariah Perempuan Melalui Program SICANTIKS Bersama Fatayat NU Kota Cirebon

Fokus Kabar
Thursday, March 5, 2026 Last Updated 2026-03-05T12:06:20Z

Fokus Kabar (Cirebon) -
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan melalui Program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) dalam rangka Program GERAK Syariah (Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah). Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengundang organisasi perempuan Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Cirebon sebagai peserta edukasi, serta menghadirkan Pegadaian Area Cirebon sebagai narasumber dari industri jasa keuangan. Cirebon, 5 Maret 2026

Kegiatan yang berlangsung di Aula Cakrabuana Kantor OJK Cirebon pada Kamis (5/3) tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Fatayat NU Kota Cirebon. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Cirebon Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I., Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, serta Kepala Pegadaian Area Cirebon Naomi Tumiyem.


Program SICANTIKS merupakan salah satu inisiatif edukasi OJK yang ditujukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah pada kelompok perempuan, khususnya ibu rumah tangga, yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga. Melalui kegiatan ini, OJK Cirebon mendorong perempuan agar semakin memahami pengelolaan keuangan yang sehat, bijak, dan sesuai prinsip syariah.

Wakil Walikota Cirebon Siti Farida Rosmawati dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas perempuan dalam mengelola keuangan merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

“Ketahanan ekonomi keluarga sangat dipengaruhi oleh kemampuan perempuan dalam mengelola keuangan secara bijak. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, perempuan diharapkan semakin percaya diri dalam mengambil keputusan finansial yang tepat dan produktif sehingga dapat menjaga stabilitas serta meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Farida.


Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menegaskan bahwa OJK terus berkomitmen memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat melalui berbagai program edukasi yang terarah, termasuk kepada kelompok perempuan.

“Perempuan memiliki peran strategis sebagai pengelola keuangan keluarga. Oleh karena itu, melalui Program SICANTIKS dalam rangka GERAK Syariah, OJK mendorong peningkatan pemahaman perempuan mengenai pengelolaan keuangan yang bijak serta pemanfaatan layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Agus.

Materi edukasi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Fidda Yani, Manajer Kantor OJK Cirebon, yang mengangkat tema pengelolaan keuangan keluarga secara efektif.

Dalam paparannya, peserta diajak memahami cara menyusun perencanaan keuangan keluarga, melakukan pencatatan arus kas rumah tangga, membedakan keb utuhan dan keinginan, menyiapkan dana darurat, serta mengenali produk dan layanan jasa keuangan yang legal dan diawasi OJK.


“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola keuangan keluarga, tetapi juga sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya dalam menanamkan nilai-nilai pengelolaan keuangan yang bijak. Melalui perencanaan keuangan yang sederhana namun konsisten, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran serta menetapkan prioritas kebutuhan, perempuan dapat menjadi teladan dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat bagi keluarga,” jelas Fidda.

Sebagai bagian dari pengenalan terhadap layanan jasa keuangan formal, kegiatan ini juga menghadirkan Pegadaian Area Cirebon yang memberikan pemaparan singkat mengenai beberapa produk keuangan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung perencanaan keuangan keluarga.

Melalui pelaksanaan Program SICANTIKS dalam rangka GERAK Syariah, OJK Cirebon berkomitmen untuk terus memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat, khususnya bagi perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga. Upaya ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya keluarga yang lebih tangguh secara finansial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

(herwin)

Komentar

Tampilkan

Terkini