Fokus Kabar (Cirebon) - Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk mandiri dan berdaya. Hal ini dibuktikan oleh Kelompok Ternak Langgeng Jaya Disabilitas Mandiri yang terus berjuang mengembangkan usaha peternakan meski sempat menghadapi berbagai cobaan.
Kelompok ternak yang berdiri sejak tahun 2023 ini memulai usahanya dari skala kecil dengan hanya tiga ekor kambing. Namun, pada Agustus 2023, seluruh ternak mereka sempat hilang akibat pencurian.
Tak menyerah menghadapi kondisi tersebut, kelompok yang dipimpin oleh Mi’roz kembali bangkit dengan membeli enam ekor kambing yang terdiri dari satu pejantan dan lima betina. Seiring berjalannya waktu, jumlah ternak mereka sempat berkembang hingga mencapai 25 ekor.
Namun, ujian kembali datang pada Februari 2026. Sebanyak 20 ekor kambing mati akibat penyakit lumpuh yang menyerang ternak mereka, sehingga menimbulkan kerugian besar.
Meski demikian, semangat para anggota tidak surut. Dengan modal awal pembuatan kandang sebesar satu juta rupiah serta dukungan material dari warga sekitar, mereka terus berupaya mempertahankan usaha peternakan yang dijalankan.
Dalam wawancaranya, Ketua Kelompok, Mi’roz, mengungkapkan bahwa berbagai cobaan yang dialami tidak menyurutkan tekad para anggota untuk terus bangkit.
“Kami sempat terpukul saat ternak hilang dan banyak yang mati karena penyakit. Tapi kami tidak mau menyerah. Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait agar kelompoknya bisa kembali berkembang.
“Kami berharap ada bantuan, baik dari segi permodalan maupun pendampingan, supaya usaha ini bisa bangkit lagi dan memberi manfaat bagi anggota,” tambahnya.
Kelompok yang beranggotakan lima orang, termasuk tiga pengurus inti ini, berlokasi di Blok Makam Sanga RT 04 RW 04, Desa Kanci Kulon, Kabupaten Cirebon.
Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan kelompok ternak disabilitas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, sekaligus mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Reporter. : Ali Bisma







