Jurnalis Cirebon Ikut Serta dalam Memperingati World Press Freedom Day 2026: Meneguhkan Nilai Kebebasan Pers -->

Jurnalis Cirebon Ikut Serta dalam Memperingati World Press Freedom Day 2026: Meneguhkan Nilai Kebebasan Pers

Fokus Kabar
Sunday, May 10, 2026 Last Updated 2026-05-10T14:20:03Z

Fokus Kabar (Jakarta) -
Dalam rangka memperingati World Press Freedom Day 2026, acara jalan santai bersama insan media digelar di Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen dari kalangan pers, organisasi media, lembaga penyiaran, serta Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menyampaikan bahwa kebebasan pers harus dijalankan dengan tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, objektivitas, dan etika jurnalistik.

"Mari kita menjaga kebebasan pers, hal ini untuk melindungi masyarakat agar jangan jadi korban dari pers yang terlalu bebas tanpa etika,” kata Komaruddin.

Menurutnya, kebebasan pers merupakan elemen penting dalam demokrasi, namun tetap harus diimbangi tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Profesionalisme, objektivisme, dan etik itu tiga prinsip yang harus dipegang oleh pers,” tandasnya.

Lebih dari itu Ia menjelaskan, Dewan Pers terus berupaya menjaga keseimbangan antara membela kemerdekaan pers dan melindungi masyarakat dari dampak informasi yang tidak terkendali.

“Kita menjaga dan membela kemerdekaan pers, tapi kemerdekaan pers itu juga diperhitungkan bagaimana menjaga dan membela masyarakat agar tidak jadi korban dari kebebasan yang tidak terkendali.” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Komaruddin juga menekankan pentingnya media menjadi sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya masyarakat, terutama di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya disinformasi.

"Jadi penguatan kebebasan pers yang profesional dan beretika sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam memperkuat demokrasi, menjaga kualitas, meningkatkan literasi informasi masyarakat di tengah transformasi digital." Pungkasnya.

(uki)
Komentar

Tampilkan

Terkini