Yayasan Saung Langit Lembur Siapkan Milad ke-6, Tampilkan Ragam Kesenian hingga Sandiwara Kolosal -->

Yayasan Saung Langit Lembur Siapkan Milad ke-6, Tampilkan Ragam Kesenian hingga Sandiwara Kolosal

Fokus Kabar
Saturday, November 29, 2025 Last Updated 2025-11-28T17:02:28Z

Fokus Kabar (Cirebon) - Yayasan Saung Langit Lembur tengah bersiap menggelar Milad ke-6 yang akan diisi berbagai pertunjukan seni, mulai dari seni tradisional hingga kreasi modern.


Perayaan tahun ini digadang-gadang menjadi yang terbesar, dengan mengangkat semangat pelestarian budaya leluhur sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.

Rangkaian acara akan berlangsung sejak akhir November, dan malam puncak dijadwalkan pada Minggu malam, 30 November 2025, dengan sajian utama berupa pertunjukan sandiwara kolosal yang menghadirkan kolaborasi para seniman lokal.

Seluruh kegiatan akan dipusatkan di area sekitar Gedung Bunder, Taman Kebumen, depan SMPN 16 Kota Cirebon, yang telah disiapkan sebagai ruang pertunjukan masyarakat.


Hingga kini, sejumlah tokoh penting telah terkonfirmasi akan hadir, yaitu Sultan Keraton Kacirebonan IX, Pangeran H. Abdul Gani Natadiningrat, serta Sultan Kaprabon XI, P. Handi, S.E., M.M. Kehadiran kedua sultan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para pelaku seni serta masyarakat luas untuk terus menjaga warisan budaya.


Ketua Yayasan Saung Langit, Andri Nooryadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa peringatan milad ini memiliki nilai tersendiri.

"Ini momentum yang paling berharga untuk kami persembahkan kepada Kota Cirebon dan Nusantara, sebagai wujud kecintaan terhadap kekayaan seni leluhur kita," ungkapnya.

Selain itu, Andri juga menegaskan harapannya agar para pejabat, tokoh masyarakat, serta instansi yang telah menerima undangan dapat hadir sesuai jadwal demi kelancaran rangkaian acara dan bentuk apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya yang terus digelorakan Yayasan Saung Langit.


Milad ke-6 Yayasan Saung Langit diharapkan menjadi ruang berkumpulnya para pegiat budaya, seniman, dan masyarakat umum untuk merayakan keberagaman seni sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.


( Als )
Komentar

Tampilkan

Terkini