Musim Hujan Disertai Angin Kencang, Masyarakat Keluhkan Kekhawatiran Pohon Tumbang, Pemda Indramayu Zero Anggaran -->

Musim Hujan Disertai Angin Kencang, Masyarakat Keluhkan Kekhawatiran Pohon Tumbang, Pemda Indramayu Zero Anggaran

Fokus Kabar
Thursday, January 22, 2026 Last Updated 2026-01-22T09:00:05Z

Fokus Kabar (Indramayu) -
Cuaca ektrim darii bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 masih menghantui keamanan dan keselamatan warga masyarakat sekitar Wilayah Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, lantaran sepanjang sepadan jalan pohon-pohon rimbun yang sudah tinggi menjulang, tidak terurus pihak Dinas terkait, tentu saja sewaktu-waktu bisa  membahayakan nyawa.

Seperti yang dikeluhan AW, salah satu pedagang  pasar sabtuan,  dan sekitar warga blok karang baru, Desa Sindang, pada 09/01/2026 kemarin. Kepada awak media 

" Jika cuaca sudah begini saya sering kali merasa was-was saat berjualan, soalnya hujann yang disertai  angin kenceng, takut kalau pohon ini roboh dan menimpa kami , apa lagi di sini banyak rumah penduduk, bahaya sewaktu waktu bisa saja terjadi, dan saya harap pemerintah bisa menyikapinya , antisipasi sebelum terjadi kan lebih baik Mas, demi keselamatan rakyatnya." Ungkapnya. 

Sementara itu pihak Dinas DPKP2 melalui Muhatim dan Tarmudi selaku PPTK saat dikonfirmasi via pesann selular terkait  anggaran pemeliharaan pohon peneduh sepadan jalan, pihaknya menyampaikan bahwa tidak ada anggaran mengenai hal tersebut sejak tahun 2025 hingga tahun 2026.

" Punten mas saya jawab sesuai data Pada tahun 2024, dialokasikan anggaran sebesar 100 juta untuk pemeliharaan pohon peneduh di sepanjang jalan. Kegiatan ini dikelola oleh PPTK Pak Nurana dan dilaksanakan oleh pihak ketiga. Selanjutnya, pada tahun 2025, terdapat anggaran sebesar 150 juta untuk pemeliharaan taman-taman. PPTK yang bertanggung jawab adalah Pak Tarnudi, dan pelaksanaannya juga dilakukan oleh pihak ketiga. 

Pada tahun 2026, tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan taman maupun pohon peneduh di sepadan jalan karena dilakukan efisiensi anggaran. Adapun pohon-pohon yang ditebang, baik batang maupun daunnya, dibuang ke TPA.

Di bidang Perkim, saya bertanggung jawab atas kegiatan rehabilitasi rumah yang terdampak bencana alam.." Terang Muhatim.


" Tahun 2025 tidak ada anggaran yang spesifik pemeliharaan pohon peneduh di sepadan jalan, seperti yang tadi saya jelaskan judul kegiatannya pemeliharaan tanaman taman, mangga konfirmasi dengan PPTK biar lebih jelas mas." Tutupnya 

Hal yang serupa di sampaikan Tarmudi.
" Untuk tahun 2025 tidak ada anggaran" jelasnya 

Di lain tempat Kepala Desa Sindang, Ncang Carnita pria yang akrab diipanggil Kuwu Ncang, demi menindak lanjuti keluhan warganya, pihak Desa sudah bersurat ke Dinas DPKP2 untuk permohonan pemangkasan pohon tersebut.

" sebelumnya kami pihak desa juga sudah menyampaikan surat permohonan ke Dinas untuk pemangkasan pohon di area tersebut namun hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya." Tutur Ncang 

 Kendati demikian sungguh miris bagi keselamatan,kenyamanan dan keamanan masyarakat sekitar, kepedulian sebagai pemerintah daerah untuk rakyatnya pun terkesan di abaikan dengan dalih nihilnya anggaran. 

( Jan )
Komentar

Tampilkan

Terkini