Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Bawah Jembatan Karangsambung, Polisi Lakukan Penanganan Cepat -->

Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Bawah Jembatan Karangsambung, Polisi Lakukan Penanganan Cepat

Fokus Kabar
Saturday, January 24, 2026 Last Updated 2026-01-24T11:08:17Z

Fokus Kabar (Cirebon) - 
Sabtu (24/01/2026) sekitar pukul 09.20 WIB, warga Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di aliran Sungai Anak Winong, tepatnya di bawah Jembatan Karangsambung, yang kemudian ditangani cepat oleh jajaran Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua saksi, yakni Rizki Sondika dan Warlani, yang saat itu tengah melaksanakan aktivitas rutin membersihkan sampah di area jembatan Karangsambung, sebelum akhirnya melaporkan temuan tersebut kepada Kuwu Desa Karangreja dan diteruskan ke pihak kepolisian melalui Layanan Polisi 110.

Kapolsek Kapetakan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Rizki Sondika, awalnya ia melihat benda mencurigakan menyerupai tubuh manusia yang tersangkut di aliran sungai, kemudian bersama saksi Warlani memastikan bahwa benda tersebut merupakan sesosok mayat perempuan yang berada dalam posisi kepala menghadap ke arah bawah dan kaki menghadap ke permukaan air.

Saksi Toyana alias Bobiet selaku Kuwu Desa Karangreja yang menerima laporan dari warga segera berkoordinasi dengan Polsek Kapetakan, sehingga personel kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta pengamanan area sekitar.

Korban diketahui berinisial C (48), berjenis kelamin perempuan, warga Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dan identitas korban dikenali oleh pihak keluarga setelah proses evakuasi dilakukan.

Berdasarkan keterangan saksi Dariman selaku suami korban, pada pagi hari sebelum kejadian korban sempat berada di rumah, namun sekitar pukul 09.00 WIB korban tidak berada di tempat, hingga akhirnya saksi mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di sungai dan memastikan bahwa korban tersebut adalah istrinya.


Kapolsek Kapetakan menambahkan bahwa dari hasil koordinasi dengan petugas Puskesmas Suranenggala, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat jam sebelum ditemukan, dengan dugaan sementara korban meninggal akibat terlalu banyak kemasukan air.


Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Kapetakan melakukan serangkaian langkah mulai dari menerima laporan melalui Layanan Polisi 110, pemeriksaan saksi-saksi, koordinasi dengan Unit Inafis Polres Cirebon Kota, pemerintah desa, Basarnas Kabupaten Cirebon, hingga proses evakuasi jenazah yang berlangsung sekitar pukul 10.10 WIB.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian darurat di lingkungan sekitar, karena kecepatan laporan sangat membantu kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan penanganan yang tepat kepada masyarakat.

(herwin)
Komentar

Tampilkan

Terkini