Fokus Kabar (Cirebon) - Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2026–2029 di Aula Pendopo Bupati Cirebon. Rudi terpilih sebagai Ketua AMKI Cirebon Raya dan diberi kepercayaan memimpin organisasi ini guna memperkuat peran media konvergensi dalam menjawab tantangan era digital.
Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 undangan, yang terdiri atas tokoh media, pejabat pemerintahan, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya. Kegiatan ini dinilai sebagai momentum penting untuk memulai upaya membangun ekosistem media yang sehat, profesional, serta berkelanjutan di tengah arus deras informasi digital.
Dalam sambutannya, Rudi menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyampaikan bahwa AMKI harus mampu menjadi penghubung antara media konvensional dan digital, sekaligus menjalin sinergi yang positif dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas.
“AMKI harus menjadi wadah yang menghubungkan media konvensional dan digital, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Dalam program kerja 100 harinya, Rudi menegaskan komitmennya untuk menjalin kerja sama strategis dengan instansi pemerintah dan sektor swasta. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi media anggota AMKI, baik dari segi profesionalisme, kapasitas, maupun keberlanjutan usaha.
Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, menyatakan apresiasinya atas terpilihnya Rudi sebagai ketua. Ia menyoroti pentingnya peran media konvergensi dalam mengintegrasikan berbagai platform komunikasi serta memberikan informasi yang cepat, akurat, dan bernilai bagi masyarakat.
“Peran AMKI sangat penting dalam mendorong media tetap relevan di tengah perubahan teknologi,” tegasnya.
Kepengurusan baru AMKI Cirebon Raya diharapkan dapat membawa harapan besar dengan terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya media yang berkualitas, menjaga independensi, dan menegakkan etika dalam jurnalistik. Selain itu, pengurus baru ini juga diminta untuk memperjuangkan kepentingan para anggota, meningkatkan mutu media, serta memperluas jangkauan jaringan kerja sama.
(uki)







