Fokus Kabar (Cirebon) - Sejumlah tokoh seni, budaya, dan adat mulai memberikan perhatian terhadap upaya pelestarian seni budaya di area Situs Sultan Matangaji. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk memelihara peninggalan sejarah sekaligus menggeliatkan potensi wisata yang ada di wilayah Matangaji.
Banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan peninggalan sejarah Sultan ke-5, yakni Pangeran Syarifudin Matangaji, yang memiliki peran penting dalam mempertahankan Kesultanan Cirebon serta dalam penyebaran syiar Islam.
Untuk menggugah kesadaran masyarakat sekaligus menghormati leluhur, Yayasan Sultan Sepuh IV Amir Sena mulai menginisiasi kegiatan seni budaya, tradisi, serta peneladanan nilai-nilai syiar Islam para leluhur. Kegiatan ini digelar khususnya dalam suasana bulan Syawal, dengan menghadirkan tokoh seni budaya dari berbagai daerah serta masyarakat lokal di area Situs Sultan Matangaji.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari kidung, tarian tradisional, hingga atraksi debus. Meski demikian, atraksi debus yang ditampilkan hanya sebatas tontonan dan tidak untuk ditiru.
Ketua Yayasan Sultan Sepuh IV Amir Sena, R. E. Rahmat Supardie, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan kembali sejarah dan budaya leluhur kepada masyarakat luas. Sementara itu, perwakilan budayawan, Abah Rosid, menilai kegiatan ini penting untuk menjaga warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
Ke depan, Pemerintah Desa Matangaji juga berupaya menjadikan situs tersebut sebagai salah satu cagar budaya agar dapat dilestarikan dan ditata dengan baik. Kuwu Desa Matangaji, Rusnadi, berharap langkah ini mampu mendorong potensi pariwisata desa serta menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Diharapkan, kegiatan seni budaya ini dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk mengenang leluhur Cirebon melalui kegiatan haul serta aktivitas positif lainnya yang memiliki nilai sejarah, seni budaya, dan keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu dikenal luas oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Reporter: : Ali Bisma
Media: : Fokus Kabar
Website : www.fokuskabar.com




