Fokus Kabar (Cirebon) - Jajaran Polres Cirebon Kota bergerak cepat melakukan penanganan dan pemulihan pasca bencana alam angin puting beliung yang melanda Desa Muara Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon pada Kamis (12/03/2026), dengan mengerahkan unsur gabungan untuk membantu warga membersihkan material kerusakan rumah serta memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak cukup luas akibat terjangan angin kencang sehari sebelumnya.
Kegiatan penanganan pasca bencana tersebut diawali dengan apel pratugas yang dipimpin Camat Suranenggala Amin Mughni, S.Pd., M.A.P., bersama jajaran Polres Cirebon Kota dan unsur TNI sebelum seluruh petugas gabungan bergerak menuju dua lokasi terdampak utama untuk melaksanakan kerja bakti bersama masyarakat dalam membersihkan puing-puing bangunan, memperbaiki kerusakan ringan, serta membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup material dan pohon tumbang.
Kabag Ops Polres Cirebon Kota Kompol Munawan, S.H., menyampaikan bahwa jajaran Polres Cirebon Kota langsung melakukan langkah cepat dengan menurunkan personel ke lokasi terdampak untuk membantu proses pemulihan lingkungan serta memberikan bantuan tenaga kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi pada Rabu sore (11/03/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi bencana, dimana anggota bersama unsur pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat bahu-membahu membersihkan material bangunan yang rusak sekaligus memastikan akses jalan dan fasilitas umum dapat kembali digunakan oleh warga.
Sementara itu Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, SH., MH., C.PHR., menjelaskan bahwa dari hasil pendataan di lapangan, dampak paling besar terjadi di Blok Muara Wetan Desa Muara yang dihuni sekitar 172 kepala keluarga atau 810 jiwa, dimana sebanyak 85 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terjangan angin kencang yang datang secara tiba-tiba dan merusak sejumlah bangunan di kawasan pesisir tersebut.
Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum juga terdampak kerusakan pada bagian atap bangunan di antaranya SDN 1 Muara, SDN 2 Muara, Mushola Al Hidayah, Mushola Nurul Huda, serta satu gedung PGRI Kecamatan Suranenggala yang turut mengalami kerusakan sehingga memerlukan penanganan dan pembersihan bersama oleh tim gabungan.
Di lokasi lainnya yakni Blok Karanganyar Desa Muara, dampak kerusakan juga dialami oleh sekitar 50 kepala keluarga dengan total 150 jiwa dimana sedikitnya 21 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, serta satu bangunan fasilitas masyarakat berupa Baperkam turut terdampak akibat kuatnya hembusan angin yang terjadi secara tiba-tiba.
Secara keseluruhan tercatat sebanyak 106 unit rumah warga dan enam fasilitas umum mengalami kerusakan akibat peristiwa angin puting beliung tersebut, sehingga upaya pemulihan difokuskan pada pembersihan puing bangunan, pemotongan pohon tumbang, serta membantu warga mengamankan material bangunan yang rusak agar tidak membahayakan masyarakat sekitar.
Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, petugas gabungan dibagi menjadi dua kelompok kerja yang difokuskan di Blok Karanganyar dan Blok Muara Wetan Desa Muara, dimana masing-masing kelompok melakukan kerja bakti bersama masyarakat untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan serta membantu warga memperbaiki kerusakan ringan pada bagian rumah yang terdampak.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa kegiatan penanganan dan pemulihan pasca bencana tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Cirebon Kota bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila menemukan situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
(herwin)




