Fokus Kabar (Cirebon) - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cirebon untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Melalui Program Cinta Al-Qur’an, para narapidana dibimbing agar mampu membaca Al-Qur’an, khususnya bagi mereka yang sebelumnya belum bisa mengaji.
Kegiatan keagamaan di dalam rutan diperbanyak selama Ramadan. Warga binaan yang belum mengenal huruf hijaiyah diajarkan secara bertahap hingga mampu membaca Al-Qur’an. Selain itu, mereka juga mengikuti salat tarawih berjamaah dan tadarus setiap malam.
Sebanyak 50 warga binaan tercatat mengikuti Program Cinta Al-Qur’an. Mayoritas peserta merupakan narapidana yang sama sekali belum bisa membaca Al-Qur’an. Proses pembelajaran dilakukan kurang lebih tujuh jam setiap hari dengan pendampingan petugas serta pembimbing keagamaan.
Meski berada dalam masa penahanan, para warga binaan tetap menjalankan ibadah puasa. Pendistribusian makanan dilakukan saat waktu sahur, sementara pelayanan penitipan barang dibuka pada sore hari bersamaan dengan pembagian makanan berbuka puasa.
Saat ini, jumlah narapidana dan tahanan di Rutan Kelas I Cirebon yang menjalani proses penahanan sebanyak 509 orang. Melalui program pembinaan keagamaan tersebut, diharapkan warga binaan dapat memperbaiki diri dan memiliki bekal spiritual yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukuman.
Tim liputan Fokus Kabar


