Kesiapan Warga Desa Citemu dalam Pesta Laut Nadran dan Upaya Transparansi Anggaran -->

Kesiapan Warga Desa Citemu dalam Pesta Laut Nadran dan Upaya Transparansi Anggaran

Fokus Kabar
Friday, July 31, 2026 Last Updated 2026-07-31T07:56:33Z

Fokus Kabar (Kabupaten Cirebon) - Warga Desa Citemu di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, tengah bersiap untuk menyambut tradisi tahunan pesta laut yang dikenal dengan sebutan Nadran. Tradisi ini merupakan ungkapan syukur para nelayan atas melimpahnya hasil tangkapan mereka. Rangkaian acaranya meliputi karnaval, pertunjukan seni budaya, dan upacara melaut yang melibatkan penyerahan sajen, seperti persembahan kepala kerbau untuk menghormati leluhur dan Tuhan Yang Maha Esa. 

Tidak hanya berfungsi sebagai ajang keagamaan dan budaya, Nadran di Citemu juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan persaudaraan antar warga. 

Pelaksanaan tradisi ini didanai oleh berbagai sumber, termasuk iuran dari para nelayan dan bantuan dari anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang peduli terhadap pelestarian adat daerah. 

Meski ada semangat menyambut pesta laut ini, terdapat polemik terkait besarnya dana bantuan dan penggunaannya. Beberapa warga merasa dana yang dianggarkan tidak sesuai dengan tujuannya. Salah satu tokoh masyarakat setempat, dengan inisial SP, mempertanyakan transparansi penggunaan dana tersebut.

“Kami masyarakat Citemu sangat menyambut baik adanya pelaksanaan pesta laut atau nadran yang dilaksanakan setiap tahun, hanya saja kami mempertanyakan anggaran yang diterima pihak pemdes." Ungkapnya.

Menurutnya, sepengetahuan kami bantuan yang diberikan oleh dewan sebesar Rp 100.000.000 untuk gelaran pesta laut, sementara uang sebesar itu hanya diperuntukkan untuk pagelaran wayang dan sandiwara saja. 

"Masa anggaran sebesar itu hanya untuk dua kegiatan tersebut? Kemana sisanya?, terangnya.

Diapun menambahkan, pesta laut  manfaatnya harus dirasakan oleh para nelayan dan jangan dijadikan keuntungan bagi sebagian orang atau golongan. 

" Kami harap adanya transparansi dan keterbukaan agar tidak ada persoalan di kemudian hari,” ujar SP, Jumat (31/07/2026).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pesta Laut, Itno, mengaku tidak mengetahui besaran bantuan yang diterima dari anggota dewan. 

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang sampai ke panitia hanya berupa sumbangan untuk acara hiburan seperti sandiwara dan pagelaran wayang.

“Saya tidak tahu besaran anggaran yang diterima dari anggota dewan untuk pelaksanaan pesta laut. Yang saya tahu, bantuan tersebut hanya berupa sumbangan untuk acara hiburan sandiwara dan pertunjukan wayang, jadi kalau ditanya berapa besarannya, saya tidak mengetahuinya,” jelas Itno.

Pernyataan serupa datang dari salah seorang perangkat Desa Citemu, Nurhayati. Ia mengungkapkan pihak desa tidak mengetahui detail angka bantuan yang diberikan legislatif.

“Kami tidak pernah tahu besaran anggaran yang diberikan oleh anggota dewan. Yang saya tahu hanya berupa sumbangan untuk pertunjukan sandiwara dan pagelaran wayang, selebihnya kami tidak tahu,” ujar Nurhayati.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang disebut memberikan bantuan. 

Warga berharap adanya transparansi penggunaan dana agar tradisi Nadran tetap berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat nelayan tanpa menimbulkan kegaduhan sosial. (uki)
Komentar

Tampilkan

Terkini