KPM UI BBC Karangwangi Gerakkan Kelas Tahfidz, Dukung Program IMRAN 2026 Kabupaten Cirebon -->

KPM UI BBC Karangwangi Gerakkan Kelas Tahfidz, Dukung Program IMRAN 2026 Kabupaten Cirebon

Fokus Kabar
Saturday, August 29, 2026 Last Updated 2026-08-29T11:11:54Z

Fokus Kabar (Cirebon) -
Semangat membangun generasi Qur'ani terus digelorakan mahasiswa Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) Tahun 2026 di Desa Karangwangi, Kabupaten Cirebon.

Melalui program Kelas Tahfidz dan Mengaji Rutin Ba'da Maghrib, mahasiswa KPM UI BBC hadir memberikan pendampingan pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin di sejumlah lokasi keagamaan, di antaranya Pondok Pesantren Darul Hidayah, Yayasan Nurul Hidayah, serta sejumlah mushala di Desa Karangwangi.

Tak sekadar mengajarkan hafalan, mahasiswa juga mendampingi peserta dalam membaca Al-Qur'an, tajwid, makharijul huruf, murojaah, penambahan hafalan, hingga pembinaan akhlak Islami.
Peserta pembelajaran dikelompokkan sesuai kemampuan. 


Anak-anak yang sudah lancar membaca Al-Qur'an diarahkan memperkuat hafalan dan murojaah, sementara peserta pemula mendapatkan pendampingan membaca Iqra', mengenal makharijul huruf, memahami dasar tajwid, hingga meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur'an.

Ketua KPM UI BBC Desa Karangwangi, Guntur Eka Susanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam mendukung pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi muda.

"Program tahfidz ini tidak hanya berfokus pada penambahan hafalan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak untuk belajar membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur'an sejak dini," ujar Guntur.

Ia berharap kebiasaan mengaji selepas Maghrib dapat terus tumbuh menjadi aktivitas positif bagi anak-anak di Desa Karangwangi.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan program. 

Antusiasme anak-anak, orang tua, pengajar, dan tokoh masyarakat membuat kegiatan pembinaan Al-Qur'an dapat berjalan secara rutin.

Kegiatan Kelas Tahfidz yang dijalankan mahasiswa KPM UI BBC tersebut sejalan dengan semangat Program IMRAN 2026 Kabupaten Cirebon, khususnya dalam memperkuat kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an serta membentuk karakter religius generasi muda.

Program IMRAN 2026 mendorong pembinaan pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak, termasuk penguatan hafalan Juz 30, dengan melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Koordinator Kecamatan Depok Program IMRAN 2026, Ustadz Fajri, S.Pd., mengapresiasi langkah mahasiswa KPM UI BBC yang ikut mengambil peran dalam pembinaan Al-Qur'an di Desa Karangwangi.

"Program IMRAN 2026 merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat pendidikan Al-Qur'an dan membangun karakter generasi muda. Keterlibatan mahasiswa melalui kegiatan Kelas Tahfidz dan Mengaji seperti ini menjadi bagian positif dari gerakan bersama dalam membangun generasi Qur'ani," katanya.

Ia menilai pembentukan generasi Qur'ani tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, tokoh agama, mahasiswa, orang tua, dan masyarakat.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hidayah, Kyai H. A. Hanif Antasari, S.Pd.I, menyambut positif keterlibatan mahasiswa KPM UI BBC.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan tambahan tenaga pendamping sekaligus semangat baru bagi anak-anak dalam mengikuti pembelajaran Al-Qur'an.


"Kehadiran mahasiswa KPM menjadi tambahan semangat bagi anak-anak dalam belajar Al-Qur'an. Kolaborasi antara mahasiswa, para pengajar, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pembinaan keagamaan yang telah berjalan," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Nurul Hidayah, H. Ahmad Munajim, M.M., juga mengapresiasi program tersebut.
Ia berharap Kelas Tahfidz dapat terus memberikan manfaat bagi anak-anak sekaligus meningkatkan motivasi mereka untuk membaca dan menghafal Al-Qur'an.

"Pendidikan Al-Qur'an membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami berharap kegiatan Kelas Tahfidz ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak, meningkatkan semangat mereka dalam belajar Al-Qur'an, serta menjadi kegiatan positif yang terus berkembang di masyarakat," katanya.

Antusiasme anak-anak menjadi salah satu gambaran positif dari pelaksanaan program. Mereka mengikuti pembelajaran secara rutin setelah salat Maghrib dengan dukungan para orang tua.

Bagi mahasiswa KPM UI BBC Desa Karangwangi, kegiatan tersebut bukan hanya agenda pengabdian selama berada di tengah masyarakat.

Lebih dari itu, Kelas Tahfidz diharapkan menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar dalam membangun kebiasaan membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur'an sejak usia dini.

Melalui kolaborasi mahasiswa, pesantren, yayasan, pengajar, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah, pendidikan Al-Qur'an diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Dari Desa Karangwangi, semangat membangun generasi Qur'ani terus dinyalakan.

Reporter : Woelan
Komentar

Tampilkan

Terkini