Fokus Kabar (Cirebon) - Pekerjaan peningkatan ruas Jalan Kebarepan Purbawinangun yang bersumber dari APBD Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2025 terpantau dilaksanakan secara maksimal oleh kontraktor pelaksana dengan mengedepankan kualitas konstruksi.
Berdasarkan pantauan tim Fokuskabar, seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian serta mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.
Pelaksana pekerjaan ruas Jalan Kebarepan- Purbawinangun, Ocim, menjelaskan bahwa sejak awal pelaksanaan, pekerjaan diawali dengan proses pemadatan menggunakan stump, kemudian dilanjutkan dengan pengecoran beton sesuai gambar kontrak.
Pelaksana pekerjaan ruas Jalan Kebarepan–Purbawinangun, Ocim, menjelaskan bahwa sejak awal pelaksanaan, pekerjaan diawali dengan proses pemadatan menggunakan stump, kemudian dilanjutkan dengan pengecoran beton sesuai gambar kontrak.
“Untuk teknis pelaksanaan, berdasarkan gambar kontrak pada ruas Jalan Kebarepan–Purbawinangun ini memang tidak menggunakan lantai kerja. Pekerjaan langsung dilakukan dengan pengecoran beton serta pemasangan besi dowel di setiap segmen,” jelasnya kepada wartawan.
Ia menambahkan, pemasangan besi dilakukan per segmen agar sesuai dengan spesifikasi kontrak, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait metode pekerjaan yang diterapkan di lapangan.
“Pekerjaan kami lakukan per segmen, dan perlu diketahui masyarakat bahwa sesuai gambar kontrak memang tidak terdapat lantai kerja pada ruas jalan ini,” ujarnya.
Diketahui, penyedia jasa peningkatan Jalan Kebarepan–Purbawinangun merupakan perusahaan lokal asal Kabupaten Cirebon, yakni CV Tri Karsa Mulia, yang berdomisili di Desa Kapetakan.
Sementara itu, Direktur CV Tri Karsa Mulia, Tri KH, menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan pekerjaan selalu didampingi oleh konsultan pengawas yang secara intensif memantau progres pekerjaan di lapangan.
“Setiap tahapan pekerjaan diawasi langsung oleh konsultan pengawas, sehingga sangat kecil kemungkinan pekerjaan dilakukan secara asal-asalan,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pekerjaan sesuai ketentuan teknis.
“Saya selalu mewanti-wanti para pekerja agar pengecoran beton dilakukan secara penuh dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan,” tegasnya.
Terkait adanya pemberitaan miring yang menyudutkan pihaknya, Tri KH menyayangkan tidak adanya upaya konfirmasi terlebih dahulu guna menjaga keberimbangan pemberitaan.
“Seharusnya dilakukan konfirmasi agar beritanya berimbang. Namun mau bagaimana lagi, berita tersebut sudah terlanjur terbit,” pungkasnya. ( uki)





