Lomba Parodi Orkestra Barang Bekas: Grup Ash Kolaya Raih Juara 1 dengan Penampilan Memukau -->

Lomba Parodi Orkestra Barang Bekas: Grup Ash Kolaya Raih Juara 1 dengan Penampilan Memukau

Fokus Kabar
Monday, May 4, 2026 Last Updated 2026-05-04T14:45:41Z

Fokus Kabar (Cirebon) -
Warga di lingkungan Sekar Kemuning, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, kembali menggelar acara Lomba Parodi Orkestra Barang Bekas. Acara yang diselenggarakan pada Minggu pagi, 3 Mei 2026, ini menghadirkan dua grup peserta: Grup Ash Kolaya dan Grup Ash Bualah, masing-masing menampilkan kreativitas memukau dalam memanfaatkan barang bekas dengan sentuhan humor.

Pada sesi pertama, kedua grup berlomba menunjukkan penampilan terbaik mereka dengan memadukan barang-barang bekas menjadi alat musik parodi. Grup Ash Kolaya tampil pertama dengan kostum sederhana namun sarat makna. Sementara itu, di sesi kedua, suasana semakin meriah ketika kedua grup bertransformasi dengan mengenakan kostum bernuansa tradisional yang mengedepankan kekayaan budaya Nusantara. Ash Kolaya hadir memukau dengan busana adat Papua, lengkap dengan aksesori berbahan daun dan barang bekas. Sedangkan Ash Bualah memilih memadukan kostum adat dengan kreativitas instrumen unik, seperti biola dari raket dan kemoceng. Meski penilaian terhadap alat musik improvisasi mereka sedikit berkurang, penampilan vokalis mereka tetap memikat hati penonton dan juri.

Semangat kreativitas dan kebersamaan terasa kental sepanjang acara. Selain menjadi wadah hiburan, lomba ini bertujuan mempererat hubungan antarwarga, menumbuhkan kekompakan, saling membantu, serta menciptakan solidaritas dalam komunitas. Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menginspirasi semangat kerja sama sekaligus meningkatkan keterampilan dalam berpikir kreatif.


Suasana keceriaan dan tawa mewarnai gelaran tersebut, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Dewan juri yang terdiri dari tiga orang mengevaluasi penampilan berdasarkan beberapa aspek, termasuk kreativitas, pemanfaatan barang bekas, keselarasan gerakan dengan musik, dan elemen lainnya. Ketua Grup Ash Kolaya, Ida, mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya setelah tim mereka keluar sebagai juara pertama. Mereka merasa usaha keras dalam persiapan, termasuk ide unik mengenakan kostum tradisional Papua, membuahkan hasil manis dan mendapat apresiasi para juri.

Acara yang penuh antusiasme ini juga memberikan hadiah berupa uang tunai masing-masing sebesar 4 juta rupiah untuk juara pertama dan 2 juta rupiah untuk juara kedua. Melalui kegiatan seperti ini, panitia berharap dapat terus menumbuhkan rasa solidaritas, kreativitas, dan kekompakan antarwarga serta membangun tim yang solid demi mencapai keberhasilan bersama.

Reporter.   : Ali Bisma

Komentar

Tampilkan

Terkini