Fokus Kabar (Brebes) - Ratusan warga kurang mampu di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rela mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan bantuan paket sembako dan tunjangan hari raya (THR). Mereka yang didominasi penarik becak, driver ojek online, serta masyarakat prasejahtera memadati halaman SMP Negeri 1 Brebes yang berada di jalur Pantura, Kamis pagi.
Kegiatan sosial ini merupakan inisiatif dari siswa-siswi SMP Negeri 1 Brebes yang didampingi para guru. Sebanyak 250 paket sembako dan uang THR dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan gula pasir dengan nilai sekitar Rp110 ribu. Sementara itu, bagi warga yang belum mendapatkan paket sembako, pihak sekolah memberikan uang THR sebesar Rp50 ribu per orang.
Salah seorang penerima bantuan, Udin, yang berprofesi sebagai tukang becak, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Dharma Suhaer, mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini telah menjadi tradisi tahunan dan kini memasuki tahun kelima pelaksanaannya. Menurutnya, program ini merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya, yakni berbagi nasi ponggol yang rutin dilakukan selama bulan Ramadan.
Dharma menjelaskan, dana kegiatan berasal dari sedekah sukarela para siswa yang setiap harinya selama Ramadan mampu mengumpulkan hingga Rp1,5 juta. Dana tersebut kemudian dikelola untuk kegiatan sosial yang lebih luas manfaatnya.
Ia menambahkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai kepedulian sosial dan empati kepada para siswa sejak dini.
Ke depan, pihak sekolah berencana untuk menambah jumlah paket bantuan agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.
Reporter: Ali Bisma
Media: Fokus Kabar
Website: www.fokuskabae.com




